Ciri-Ciri Turun Berok

Hernia (burut) terjadi bila sebuah organ menerobos keluar melalui titik lemah atau robekan rongga yang menampungnya.

Gejala dan Tanda-Tanda Hernia

1. Hernia yang masih dapat dimasukkan kembali atau direduksi :

a. Tampak sebagai benjolan baru di daerah selangkangan atau daerah perut lainnya.
b. Dapat terasa nyeri, namun tidak sakit saat disentuh (nyeri bukan dipicu oleh sentuhan).
c. Terkadang nyeri mendahului penemuan benjolan.
d. Ukuran benjolan membesar ketika berdiri atau jika tekanan dalam perut meningkat, misalnya saat batuk.
e. Dapat dimasukkan kembali ke dalam perut, kecuali jika ukurannya sangat besar.

2. Hernia yang tidak dapat direduksi

a. Seringnya berupa pembesaran hernia yang sebelumnya dapat direduksi, disertai rasa sakit, dan hernia tak dapat dimasukkan ke dalam rongga perut, baik dengan sendirinya maupun setelah didorong.
b. Terkadang dapat pula terjadi dalam waktu lama tanpa rasa nyeri.
c. Kondisi ini dapat menyebabkan berkurangnya suplai darah ke jaringan yang menonjol, akibat terjepit.
d. Dapat terjadi gejala dan tanda sumbatan pada usus, seperti mual dan muntah.

3. Hernia Strangulata

a. Merupakan perburukan dari hernia yang tak dapat direduksi, dimana suplai darah pada jaringan yang menonjol terputus sama sekali.
b. Rasa nyeri selalu menyertai kondisi ini, disertai nyeri tekan dan terkadang gejala sumbatan saluran cerna, seperti mual dan muntah.
c. Penderita tampak sakit, dengan atau tanpa demam.
d. Hernia strangulata merupakan kegawatan yang membutuhkan operasi pembedahan segera untuk menyelamatkan segmen hernia tersebut.

Pencegahan Hernia

Langkah pertama untuk mencegah hernia adalah  mengetahui penyebabnya. Hernia yang timbul akibat kelainan bawaan dan efek penuaan tidak dapat dicegah. Hernia bisa muncul bila otot dinding tipis yang menyekat atau membungkus organ mendapatkan tekanan melebihi kapasitasnya.

a. Gunakan teknik mengangkat yang benar. Selalu gunakan kaki, bukan otot punggung untuk mengangkat. Pakailah dukungan penahan ketika melakukan kegiatan mengangkat berat.

b. Sampaikan kesulitan buang air kecil ke dokter. Kesulitan buang air kronis dapat menyebabkan hernia. Penyebab sulit buang air kecil perlu ditentukan dan diobati oleh dokter.

c. Turunkan berat badan jika kelebihan berat badan.

d. Hindari sembelit dengan banyak makan serat, banyak minum, dan segera ke kamar kecil bila “kebelet”

e. Berolahraga secara teratur.

f. Berhentilah merokok. Oksigenasi buruk  akibat merokok dapat menyebabkan kerusakan otot dan kelemahan otot yang menjadi sasaran utama perkembangan hernia.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Pro-Hernia Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Hernia, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Turun Berok and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>